Senin, 29 September 2014

Sekilas Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)

Akuntansi Perpajakan | Tax Accounting


Akuntansi Perpajakan atau akuntansi pajak (tax accounting) merupakan bidang akuntansi yang bertujuan untuk menetapkan besar kecilnya jumlah pajak. Sederhananya, akuntansi pajak bertugas menangani, mencatat, meng-kalkulasi dan menganalisa serta membuat strategi pajak berkaitan dengan kejadian/transaksi ekonomi perusahaan. Laporan Akuntansi Pajak disusun serta disajikan dengan berdasar pada peraturan perpajakan yang berlaku walaupun ada ketidak cocokan aturan antara akuntansi pajak dengan pedoman laporan keuangan.

akuntansi perpajakan
Akuntansi Perpajakan

Peranan Akuntansi Pajak


Bagaimana Peranan Akuntansi Pajak pada Perusahaan? Berikut beberapa peran akuntansi pajaak diperusahaan yang ternyata cukup signifikan
  • Merencanakan strategi perpajakan bagi perusahaan (strategi yang positif, bukan mencurangi)
  • Menganalisa serta memprediksi potensi pajak yang akan ditanggung perusahaan di waktu mendatang
  • Meimplementasikan perlakuan akuntansi atas peristiwa aktivitas perpajakan serta menyajikan didalam laporan keuangan fiskal maupun laporan keuangan komersial
  • Mendokumentasikan dan mengarsipkan perpajakan dengan sangat baik serta dijadikan bahan pemeriksaan/penilaian kembali dan evaluasi.

Namun, pada perkembangannya, akuntansi pajak belum disadari betul oleh perusahaan khususnya perusahaan berskala mmenengah-kebawah. bahkan kecenderungannnya akuntansi pajak diabaikan, tidak tertarik karena terlalu ribet untuk mengurusinya hingga pada akhirnya mereka menyerahkannya pada konsultan, dimana konsultan pajak ini tidak tahu betul operasional perusahaan yang ditangani dengan detail, bahkan bisa menjerumuskannya. Namun pada perusahaan berskala menengah besar, akuntansi pajak sudah dirasa sangat penting dan penerapannya sudah sacara masiv dan serius. Umunya Penghasilan sering dibebankan pajaknya berdasar pertimbangan-pertimbangan yang mayoritas tidak berhubungan dengan asas penentuan rugi lama ataupun dalam penetapan pendapatan dan beban. ada beberapa prinsip yang mendasari Akuntansi Pajak. berikut diantaranya:

Prinsip Akuntansi Pajak

  • Kesatuan Entitas Akuntansi
Suatu Entitas ekonomi/perusahaan adalah satu kesatuan ekonomi dan terpisah dengan pihak yang berkepentingann dengan sumber daya entitas/perusahaan.
  • Prinsip Kesinambungan
Prinsip ini berasumsi suatu perusahaan tidak akan dibubarkan, akan melanjurkan/meneruskan kegiatan ekonominya secara terus menerus tidak berhenti.
  • Konsisten
Dalam prinsip ini, metode pembukuan akuntansi yang digunakan oleh entitas tidak boleh diubah ubah dalam rentang waktu yang singkat, jikapun terjadi perubahan metode, harus disertai juga alasan alasannya, misalnya dalam penentuan metode penyusutan, penentuan tahun buku, dalam mengakui nilai valuta, metode perhitungan persediaan barang dan lain lain.
  • Harga Pertukaran Objektif
Aktifitas transaksi ekonomi dinyatakan dgan satuan mata uang.
  • Bisa diuji pihak independen
  • Tidak terpengaruh hubungan istimewa
  • Tidak ada tranfer pricing
  • Tidak ada markup harga dan yang lainnya
    Demikian sekilas mengenai Akuntansi Pajak dan artikel ini diambil dari beberapa sumber, semoga dapat membantu :)


    Sabtu, 20 September 2014

    Pengertian Internal Audit

    Pengertian Internal Audit menurut saya, bukan menurut pakar atau ahli, Internal Auditing adalah proses pemeriksaan internal atas pengendalian yang dilakukan manajemen apakah berjalan dengan baik serta efektif, hingga unit unit yang menjalankan sudah sesuai dengan prosedur prosedur yang telah ditetapkan.

    Pihak yang memeriksa adalah auditor internal, artinya yang memeriksa itu adalah "karyawan" perusahaan itu sendiri, untuk tujuan pihak manajemen, tujuan internal perusahaan, tidak untuk pihak eksternal.

    audit internal
    internal audit
    Jadi misalnya manajemen mempunyai rencana katakanlah rencana A, yang ditugasi menjalani rencana A ini adalah anak buahnya si manajemen itu, nah apakah anak buahnya yang banyak sekali ini kerjanya becus apa tidak? efektif apa tidak? jangan jangan rencana A nya tidak berjalan baik? jangan jangan rencana A hasilnya tak maksimal? jangan jangan anak buahnya tidak menjalankan dengan semestinya dan jangan jangan yang lainnya.

    Disinilah fungsinya internal audit, internal audit dilakukan agar semua rencana yang sudah disusun dan diputuskan dieksekusi dengan baik agar bisa berjalan dan tidak menyimpang agar tujuan si manajemen dengan rencananya bisa terwujud

    Pihak yang melakukan pemeriksaaan ini di sebut Internal Auditor, bukan eksternal auditor. Beda lagi, eksternal auditor itu suruhannya yang punya perusahaan untuk memeriksa si manajemen, dari luar perusahaan yang independen harusnya, untuk lengkapnya biar ga out of topik eksternal auditor bisa dibaca: akuntan publik. dan siapa itu auditor? untuk pengertian auditor sendiri bisa anda baca di : pengertian auditor

    nah sekarang pengertian internal audit menurut pakar atau ahli tentang, tentunya anda harus lebih percaya ini daripada tulisan saya yang di atas.

    Pengertian Internal Audit


    Hiro Tugiman [2006:11]
    Internal audit merupakan suatu fungsi penilaian independen didalam entitas/organisasi guna menguji serta mengevaluasi aktivitas yang dilaksanakan.
    Mulyadi [2002:29]
    Internal Audit adalah auditor yang bekerja didalam suatu entitas/perusahaan yang bertugas untuk mengetahui apakah prosedur serta kebijakan yang sudah disusun dan ditetapkan oleh manajemen telah diptuhi, menenttukan apakah penjagaan atas kekayaan entitas/organisasi sudah baik atau tidak, menetukan tingkat efektivitas dan efisiensi prosedur aktivitas kegiatan organisasi, serta menetukan kehandalan informasi yang telah dihasilkan oleh bagian bagian dari entitas/organisasi.
    IIA yang dikutip Sawyer [2005:8]
    Internal Audit merupakan fungsi penilaian yang dibentuk oleh entitas guna memeriksan serta mengevaluasi aktivitas entitas sbgai jasa yang telah diberikan kpd entitas perusahaan.

    Tujuan Internal Audit

    Hiro Tugiman [2006:11]
    Internal audit bertujuan untuk membantu anggota entitas organisasi supaya bisa melaksanakan tanggung jawab dengan efektif. Internal Audit akan menganalisis, mengajukan beberapa saran dan penilaian. pemeriksaaan juga mencakup pengawasan efektif dgan biaya yg wajar.
    Sukrisno Agoes [2004:222]
    Audit Internal bertujuan untuk membantu manajemen dalam melaksanakan tanggung-jawabnya dengan menganalisa, menilai dan memberiksaran serta komentar tentang aktivitas yang diperiksa.
    Guna mencapai tujuan internal audit, ini yang harus dilakukan oleh auditor internal:
    • Memastikan kebijakan, rencana serta prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajmen untuk ditaati
    • Menilai kebaikan, mengembangkan pengedalian secara efektif dengan biaya yang wajar, juga mengetahui bagus tidaknya sistem pengendalian yang ada. baik pengendlian internal, pengendalian manajemen maupun pengendalian oprasional yang lain.
    • Memastikan harta perusahaan dipertanggung-jawabkan serta dilindungi dari terjadinya misal kehilangan, kecurangan, disalahgunakan, pencurian dan lain sebagainya
    • Memberi saran perbaikan operasional untuk lebih efektif dan efisien lagi.
    • Menilai mutu kualitas pekerjaan.oleh bagian bagian perusahaan yang telah dibebankan oleh manajemen.
    • Memberi kepastian bahwa data data yang diolah dalam perusahaan bisa dipercaya

    Fungsi serta Lingkup Internal Audit


    Internal Audit berfungsi untuk alat bantu manajemen guna menilai tingkat efektif dan keefisienan pengendalian internal perusahaan, memberi saran ataupun rekomendasi serta memberikan nilai tambah untuk manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan atau tindakan berikutnya.
    Menurut Konsersium Organisasi Profesi Audit Internal
    Penanggung jawab fungsi audit intern harusnya mengelola fugsi internal audit dengan efisien serta efektip guna memastikan kegiatan tersebut memberi nilai lebih untuk entitas perusahaan.
    Ruang lingkup Internal Audit menurut Guy [2002:410]
    Meliputi pemeriksaan serta evaluasi memadai dan juga tingkat efektifitas pengendalian intern perusahaan dan mutu pekerjaan dalam melakukan tanggung jawab yang ditugaskan.

    Demikian tadi dasar tentang pengertian internal auditing, semoga tulisan ini dapat membantu anda anda yang sedang belajar tentang pengertian internal audit.


    Sabtu, 13 September 2014

    Akuntan Publik, Apa Itu?

    Pernah dengar Akuntan Publik ? apa pengertian Akuntan publik ?

    Akuntannya masyarakat yak? haha .. secara sederhana, akuntan publik adalah tukang periksa

    Apa yang diperiksa? yang diperiksa adalah Laporan Keuangan Perusahaan

    Lha terus mengapa laporan keuangan perusahaan harus diperiksa?


    profesi akuntan publik
    akuntan publik
    Singkat cerita, perusahaan kan ada yang punya tuh, yang punya itu (pemilik/investor) menyuruh orang untuk menjalankan bisnis di perusahaannya, yang disuruh ini disebut manajemen,

    Pemilik perusahaan tentunya perlu mengawasi dan butuh informasi semua tentang aktivitas yang dilakukan olah manajemen. manajemen lalu menyusun laporan keuangan yang berisi semua aktivitas aktivitas yang dia lakukan pada perusahaan tersebut sebagai pertanggung jawaban terhadap majikannya (pemilik perusahaan). 

    Dalam laporan manajemen ini bisa saja pihak manajemennya nakal, jadi bisa ditipu tipu tuh yang punya duit, informasi yang diberikan tidak valid, atau tingkat kevaliditasnya diragukan. 

    Untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan, biar tidak ditipu dengan laporan yang tidak sesuai, si pemilik perusahaan ini menyuruh orang buat memeriksa laporannya itu, untuk memastikan bahwa laporan yang dibuat oleh manajemen ini wajar atau tidak wajar, merugikan dia apa tidak, dan orang atau lembaga yang disuruh meriksa laporan keuangan ini adalah Akuntan Publik 

    Akuntan publik ini merupakan bagian dari jenis profesi akuntansi, orangnya disebut auditor, nah tempat kerja auditor jenis ini ada di Kantor Akuntan Publik ( KAP )

    Seorang profesi akuntan publik harusnya independen, harus netral, agar pemeriksaannya benar benar sesuai dengan kaidah yang ada, kalau auditor nyerong ke pihak manajemen bisa bahaya tuh. bisa main main nantinya, jadi biasanya harus independen, biar bisa dipercaya itu laporan

    Wah lumayan panjang juga ya ceritanya...  mohon maklum saya tidak pandai mengarang
    Tentang akuntan publik sebenarnya sudah ada yang mengatur

    Berikut saya tulisakan mengenai pengertian akuntan publik

    Pengertian Akuntan Publik


    Akuntan Publik adalah seorang akuntan yang mendapatkan ijin dari Menteri Keuangan guna memberikan layanan jasa akuntan publik di Indonesia. Ketentuan ini telah diatur didalam UU No 5 th 2011 tentang Akuntan Publik dan juga Permenkeu No 17/PMK01/2008 mengenai Jasa Akuntan Publik. Seorang Akuntan harus menjadi anggota Institut Akuntan Publik Indonesia sebagai asosiasi profesi profesi akuntan publik yang telah diakui oleh pemerintah agar bisa mengaudit laporan keuangan.

    Standar Pelaporan Akuntan Publik
    • Laporan wajib menyatakan, apakah suatu laporan keuangan yang diperiksa sesuai dengan prinsip akuntansi keuangan yang berlaku umum.
    • Pengunkapan informasi pada laporan keuangan harus dipandang memadai, kecuali jika dinyatakan lain didalam lporan auditor.
    • Laporan harus menyatakan dan menunjukkan apabila ada ketidak-konsistenan dalam menerapkan prinsip akuntansi didalam penyusunan sebuah laporan keuangan pada periode yang sedang berjalan yang dibandingkan periode terdahulu
    • Laporan audit harus terdapat suatu pernyataan pendapat tentang laporan yang diperiksa secara menyeluruh. apabila tidak memberikan pendapat atas laporan keuangan, maka alasan tidak memberikan pendapat itu harus disertakan. Laporan auditor juga harus terdapat petunjuk jelas mengenai sifat pekerjaan audit yang dijalankan/dilaksanakan apabila ada dan tingkatan tanggung jawab yang dimiliki/dipikul oleh auditor.

    Peranan Akuntan Publik


    Berikut beberapa peranan seorang akuntan publik
    • Mengendalikan serta mengarahkan dengan efektif sumber daya yang dimiliki perusahaan.
    • Memberikan keputusan yang terkait dengan penggunaan sumber daya termasuk didalamnya mengidentifikasi bidang keputsuan rumit serta penetapan tujuuan dan sasaran entitas.
    • Memberikan laporan atas kepemilikan sumber daya yang dimiliki/dikuasai oleh entitas/organisasi.

    Nah sekian dulu ya sekilas tentang Akuntan Publik, semoga bisa memberikan gambaran dan bermanfaat


    Rabu, 06 Agustus 2014

    Ini Dia Beberapa Profesi Akuntansi

    Profesi AkuntansiDulu, sewaktu saya masih SMP, ingin sekali rasanya saya menjadi seorang akuntan, walaupun waktu itu tidak tahu apa saja kerjaannya seorang akuntan, yang ada hanya bayangan pekerjaan menghitung hitung uang.. hehe saat itu melihat saudara yang kuliah di STAN dan berhasil jadi pegawan di departemen keuangan serasa keren aja :)
    ok, stop ah curhatnya 

    kali ini saya tertarik untuk menulis tentang profesi akuntansi, apa itu profesi akuntansi? apa saja yang termasuk profesi akuntansi? yang dimaksud profesi akuntan itu adalah semua bidang pekrjaan yang menggunakan keahlian dibidang akuntansi. ntah itu di swasta ataupun dipemerintahan, baik itu dibidang industri, industri jasa keuangan, usaha dagang atau bahkan menjadi guru sekalipun.

    profesi akuntansi
    profesi akutnansi

    [1] Akuntan

    Sebuah profesi akuntansi dimana bertanggung-jawab menghasilkan laopran keuangan serta informasi akuntansi dalam sebuah organisasi entitas bisnis (perusahaan)
    Tugas Utama seorang akuntan ialah membukukan seluruh aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh perusahaan dengan sistematis, periodik serta dengan mudah mampu utuk dipahami oleh pihak pihak yang berkepentingan atas laporannya, baik internal perusahaan ataupun eksternal perusahaan.
    Biasanya, seorang akuntan ada yang membaginya dengan Akuntan Keuangan dan Akuntan Manajemen.

    [2] Internal Auditor

    Internal Auditor tugasnya ialah mengaudit/memeriksa internal perusahaan untuk kepentingan manajemen/internal perusahaan, juga untuk memastikan manajemen telah melaksanakan aktivitas ekonomi yang efisien, efektif serta ekonomis dmei kemajuan perusahaannya.

    [3] Akuntan Publik

    Kalau sebelumnya adalah Internal Auditor yang bertugas mengaudit untuk kepentingan perusahaan, maka Akuntan Publik memeriksa laporan keuangan perusahaan untuk kepentingan diluar manajemen, terutama stockholder dan yang lainnya serta memberikan pendapat terhadap aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan. ya bisa dibilang untuk lebih meyakinkan laporan keuangan yang disusun manajemen sudah wajar atau tidak.

    [4] Akuntan Pajak

    Ya, sudah jelas perkerjaannya adalah menghitung pajak perusahaan. Namun, akuntan pajak ini pekerjaannya bukan hanya sekadar menghitung pajak, tetapi juga mencoba menganalisa serta memberikan saran terhadap manajemen bagaimana harusnya sebuah transaksi dilakukan supaya pajak yang harus dibayar menjadi seminimal mungkin namun tanpa harus mencurangi aturan perpajakan. konsultan pajak termasuk didalamnya, silahkan baca syarat syarat bila ingin menjadi konsultan pajak

    [5] Akuntan Pemerintah 

    Akuntan ini bekerja disektor pemerintahan, pekerjaan utama Akuntan Pemerintah adalah menyusun sebuah laporan keuangan pemerintah, biasanya juga melakukan audit terhadap instansi instansi diberbagai tingkatan pemerintah juga di sebuah entitas bisnis dimana pemerintah memiliki kepentingan atas entitas bisnis tersebut seperti pajak dan bea cukai. Sudut pandang yang digunakan bukan laba rugi lagi, melainkan sudut pandang aturan pemerintahan.

    [6] Akuntan Pendidik

    Seorang dosen ataupun seorang guru, yap mereka-mereka itulah yang bisa kita sebut sebagai Akuntan Pendidik, fungsi utama akuntan pendidik jelas memberikan pendidikan dibidang akuntansi untuk murid atau anak didiknya, namun bukan hanya itu saja tugasnya, seorang Akuntan Pendidik juga bisa melakukan sebuah penelitian yang membahas tentang suatu permasalahan ataupun isu yang berkembang didalam lingkup akuntansi
    Nah, itu dia sekilas tentang beberapa profesi akuntansi yang mungkin salah satunya adalah cita cita kalian kedepannya, untuk pembahasan masing masing profesi, nanti saya akan posting secara terpisah, jadi sabar dulu ya :). Semoga tulisan tentang Profesi Akuntansi ini bisa memberikan manfaat bagi anda.



    Rabu, 06 Oktober 2010

    Rekonsiliasi Bank 4 kolom

    Rekonsiliasi Bank


    (four-colomns bank rekonciliation)
    contoh rekonsiliasi bank
    rekonsiliasi bank 4 kolom
    Rekonsiliasi Bank, seperti  postingan sebelumnya [ Rekonsiliasi Bank ] digunakan untuk menyesuaikan/menyocokan laporan bank (baca: rekening koran) dengan catatan perusahaan karena adanya kemungkinan perbedaan pencatatan atau pengakuan. Lho....kalau rekonsiliasi 4 kolom? sebenarnya sama saja, perlakuannya sama antara pos-pos yang menimbulkan perbedaan, tujuannya sama, sama-sama men”cocok”an rekening koran dan catatan perusahaan, hanya saja lebih lengkap isinya -kalau rekonsiliasi “biasa” hanya mengetahui saldo kas perusahaan saja, sedangkan rekonsiliasi 4 kolom juga disajikan saldo pengeluaran dan penerimaan kas-, juga menghitung saldo awal maupun akhir kas versi bank dan catatan   perusahaan dan juga lebih rumit membuatnya, periode juga berbeda, kali ini melibatkan 2 periode (bulan) dan biasanya banyak dibuat atau di pakai oleh auditor.

    Contoh Soal Rekonsiliasi Bank 4 empat Kolom dan jawabannya


                    Ilustrasi rekonsiliasi 4 kolom,
    Info PT Apes

    April
    Mei

    Saldo menurut bank (rekening koran)
    Rp 650
    Rp 700

    Saldo menurut PT Apes
    845
    985
    1
    Deposite In Transit (DIT)/ cek dalam perjalanan
    200
    250
    2
    Outstanding Check/ cek yang beredar
    100
    125
    3
    Biaya administrasi bank
    30
    40
    4
    Jasa giro
    45
    50
    5
    Cek kosong
    60
    120

    (6) Kesalahan pencatatan terjadi pada bulan April di pembukuan PT Apes saat pembayaran hutang senilai Rp 120 yang seharusnya Rp 170  pada pembukuannya.
    Jumlah penerimaan pada bulan Mei menurut c atatan Bank Rp 320 dan catatan PT Apes Rp 365, sedangkan
    Jumlah kas dikreditkan bulan mei menurut laporan Bank Rp 270 dan catatan PT Apes sebesar Rp 225.
    Bagaimana membuat rekonsiliasi 4 kolomnya?

    Pos-pos mana saja yang akan mempengaruhi catatan bank dan catatan PT Apes?
    Mempengaruhi catatan bank:
    (1)     Deposite in transit, bank belum mencatat deposito yang dikirim oleh perusahaan sebesar Rp 200 bulan April dan Rp 250 bulan Mei sehingga bank harus menambahkan sakdo rekening PT Apes pada catatannya
    (2)    Cek yang beredar: bank belum mencatat penarikan sejumlah Rp 100 pada bulan April dan Rp 125 pada bulan Mei oleh PT  Apes, maka bank harus mengurangkan rekening PT Apes bulan April dan Mei  pada catatannya
    Mempengaruhi catatan PT Apes
    (3)     Beban administrasi: perusahaan belum mencatatan beban administrasi bank yang mengurangkan saldo di rekeningnya sebesar Rp 30 bulan April dan Rp 40 bulan Mei sehingga perusahaan harus mengurangkan saldo pada catatannya
    (4)   Jasa giro (pendapatan bunga): PT Apes belum mencatat jasa giro/pendapatan bunga bank sebesar Rp 45 pada bulan April dan Rp 50 pada bulan Mei sehingga kas pada pencatatan PT Apes harus ditambahkan
    (5)    Cek  kosong: cek yang dikembalikan oleh bank karena cek kosong sebesar Rp 60  bulan April dan Rp 120 pada bulan Mei mengurangkan saldo pada catatan PT Apes
    (6)   Kesalahan pencatatan: selisih kesalahan pencatatan pada bulan april yang membuat saldo buku terlalu tinggi harus mengurangi saldo kas pembukuan PT Apes sebesar selisihnya sehingga pencatannya menjadi tepat

    Bahas dulu satu pos saja, rekonsiliasi  4 kolom
    Info
     Saldo 30 April
    Mei
    Saldo 31 Mei
    Penerimaan
    Pengeluaran
    Catatan Bank
    Deposite in transit (DIT):




    April
    Rp 200
    (Rp 200)


    Mei

    250

    Rp 250

    Lho bagaimana bisa begitu?  Deposite in transit/deposit dalam perjalanan, bank belum mencatat penerimaan sebesar Rp 200 (bulan April) dan 250 (bulan Mei) sehingga bank harus mencatat dengan menambahkan saldo bulan April dan Mei. Bagaimana dengan kolom penerimaan pada bulan Mei? Bulan April : (Rp 200) maksudnya -supaya mudah membacanya- pos tersebut merupakan jumlah penerimaan bulan April, “Bukan” penerimaan bulan Mei sehingga di beri tanda “tutup kurung” atau mengurangi penerimaan bulan Mei karena memang bukan penerimaan bulan Mei. Dan pada bulan Mei: Rp 250 menandakan bahwa jumlah pos tersebut memang merupakan penerimaan bulan Mei. Perlakuan yang sama juga pada kolom pengeluaran bulan Mei.
    Lanjutkan pos-pos yang lainnya, dan rekonsiliasi bank 4 kolom akan nampak seperti berikut:

    PT Apes
    Rekonsiliasi Bank
    Bulan Mei

    Keterangan
    Saldo 30 April
    Mei
    Saldo 31 Mei
    Penerimaan
    pengeluaran
    Saldo menurut Bank
    Rp 650
    Rp 320
    Rp 270
    Rp 700
    (1)
    Deposit in Transit





    April
     200
    (200)



    Mei

    250

    250
    (2)
    Outstanding Check





    April
    (100)

    (100)


    Mei


    125
    (125)
    Saldo Bank Rekonsiliasi
    Rp 750
    Rp 370
    Rp 295
    Rp 825
    Saldo  menurut PT Apes
    Rp 845
    Rp 365
    Rp 225
    Rp 985
    (3)
    Biaya Administrasi Bank





    April
     (30)

    (30)


    Mei


    40
     (40)
    (4)
    Jasa Giro





    April
    45
    (45)



    Mei

    50

    50
    (5)
    Cek Kosong





    April
    (60)

    (60)


    Mei


    120
    (120)
    (6)
    Kesalahan Pencatatan





    April
    (50)

    (50)





    50
    (50)
    Saldo PT Apes Rekonsiliasi
    Rp 750
    Rp 370
    Rp 295
    Rp 825

    Ehm....bagaimana dengan kesalahan pencatatan bulan April? Mengapa saldo bulan Mei juga di kurangi sejumlah yang sama? Padahal bulan Mei tidak ada kesalahan pencatatan...
    Ya, karena kesalahan pencatatan terjadi pada bulan April, maka saldo akhir bulan akhir yang “salah” itu akan menjadi saldo awal bulan Mei sehingga saldo bulan Mei juga mengalami kesalahan dan perlu dikoreksi.