Tampilkan postingan dengan label Manajemen Proyek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Proyek. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Maret 2015

Manajemen Proyek Gagal Karena 13 Hal Ini

Kegagalan Manajemen Proyek


Kesuksesan sebuah proyek pasti membutuhkan tenaga dan pikiran yang menguras segalanya. Seorang manajer proyek dituntut untuk memastikan bahwa sebuah proyek sudah berjalan sesuai perencanaan dan tidak berada dalam jalur yang salah. Namun, hingga saat ini kenyataannya terdapat begitu banyak proyek gagal atau paling tidak terlambat dalam penyelesaian dimana hal tersebut memicu membengkakan biaya yang dikeluarkan. Apa yang menjadi Penyebab kegagalan manajemen proyek ?

berikut ini beberapa alasan diantaranya mengapa kegagalan Manajemen Proyek sering terjadi :
manajemen proyek
manajemen proyek

[1] Lemahnya Komunikasi 


Pelaksanaan sebuah proyek tanpa adanya komunikasi yang lancar bisa menyebakan sebuah proyek mengalami kesalahan didalam pengerjaannya. Semisal, manajer proyek menginginkan programer untuk berkoordinasi dengan para analis, programer melaksanakan tugasnya sesuai dengan desain yang disusun oleh analis ketika awal masa proyek, tanpa adanya pertanyaan sedikitpun oleh programer kepada analis mengenai desain sistem yang sudah disusun ketika penggarapannya. kesalahan akan rentan terjadi dalam kondisi seperti ini

[2] Kurangnya Pemantauan


Pelaksanaan sebuah proyek umumnya tidak dipantau secara baik. Kelemahan ini bisa memunculkan memungkinkan sebuah proyek tidak berjalan dengan rencana semula. banyak terjadi penyimpangan penyimpangan disana sini akibat lemahnya pengendalian oleh manajemen proyek. Pemantauan proyek ini sangat penting dalam mengukur kemajuan sebuah proyek yang dikerjakan

[3] Keterlambatan Tenaga Kerja


Keterlambatan tenaga kerja didalam menyelesaikan sebuah proyek bukanlah permasalahan sepele, keterlambatan tenaga kerja merupakan salah satu faktor yang bisa menyebabkan penyelesaian sebuah proyek menjadi tertunda. Seorang manajer proyek bertugas untuk terus mengingatkan para pekerjanya untuk tepat waktu dalam bekerja menyelesaikan proyek.


[4] Skill Yang Tidak Memadai


Didalam membangun Sistem Informasi harusnya diperlukan skill atau kemampuan yang mumpuni, skill yang tidak mempuni tentu akan menghambat suatu proyek, entah itu dilihat dari segi biaya, waktu, ataupun tenaga yang digunakan.

[5] Anggaran Proyek Tak Kunjung Cair


Didalam pelaksanaan sebuah proyek, anggaran telah ditetapkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diperlukan didalam proyek tersebut, apabila anggaran untuk proyek tersebut tidak kunjung cair, hal ini akan membuat pengerjaan proyek tentunya menjadi terhambat, keterlambatan sebuah proyek maka akan memunculkan masalah masalah baru, biaya semakin membengkak dan kepercayaan yang menurun

[6] Perencanaan Yang Tak Cukup Memadai


Perencanaan adalah hal vital dalam berbagai aspek proyek. Faktor perencanaan menjadi langkah awal yang bisa menentukan apakah sebuah proyek akan gagal ataukah berhasil dijalani. kesalahan dalam perencanaan akibatnya fatal. Tentu sudah jelas, pelaksanaan sebuah proyek sudah barang tentu akan mengikuti, menjalani, dan mengeksekusi perencanaan yang telah dsusun sebelumnya. perencanaan yang tak cukup memadai, maka hasil proyek juga kemungkinan besar tak memadai hasilnya.

[7] Dukungan Manajemen Eksekutif Yang Kurang


Segala keputusan dalam suatu perusahaan berada ditangan manajemen, apabila manajemen memberikan dukungan total terhadap keberlangsungan suatu proyek maka dampaknya, proyek yang akan dilakukan akan senantiasa diberi kelancaran. Bentuk dukungan dari manajemen eksekutif bisa berbentuk pemberian penghargaan atas waktu dan tenaga yang telah digunakan dalam pelaksanaan proyek. Kurangnnya perhatian dari manajemen bisa menyebabkan penerapan sistem yang ada menjadi sia sia karena lemahnya motivasi pihak pihak yang menjalankan.

[8] Manajemen Proyek Yang Buruk


Keberhasilan pengembangan manajemen proyek sistem informasi tak hanya bergantung kepada penggunaan alat ataupun tool tool yang ada saja, namun pada manusia yang menjadi perancang sekaligus penggunannya. Manajemen yang buruk adalah faktor utama kegagalan proyek sistem informasi.
Manajemen adalah hal penting yang harus ada dan dilaksanakan sebaik mungkin demi keberhasilan pembangunan sistem. Memperbaiki manajemen yang buruk adalah salah satu cara untuk menjamin keberlangsungan proyek. Dengan manajemen yang baik, maka kebutuhan di dalam proyek akan tercukupi.

[9] Optimis Berlebihan


Sikap optimis adalah hal harus dilakukan, namun sikap yang terlalu optimis bisa membuat lupa terhadap tanggung jawab yang harus dilakukan berkaitan dengan suatu proyek sistem informasi yang dibangun. Sikap optimis yang berlebih sebaiknya dibatasi karena personil harus slalu siaga terhadap kondisi lingkungan sekitar yang mungkin bisa saja berpengaruh terhadap pengerjaan proyek

[10] Kurangnya Komitmen


Kurangnya komitmen ketika menjalankan pengerjaan proyek bisa membuat pembangunan proyek menjadi terlambat atau bahkan bisa sama menderita kegagalan. komitmen bukan hanya oleh developer, namun harus ditekankan kepada seluruh pihak yang berkaitan dengan proyek yang dikerjakan.

[11] Harapan dan Tujuan yang kurang jelas


Kadang kadang sebuah perusahaan tidak mempunyai harapan serta tujuan yang jelas dari sebuah penerapan sistem informasi, sekedar hanya mengikuti perkembangan atau hanya mengekor tren penggunaan manajemen proyek sistem informasi. Sebuah perusahaan haruslah mempunyai harapan yang nyata, apa saja yang ingin diraih dan usaha gigih ketika berusaha meraihnya, sehingga efektivitas atas penerapan manajemen proyek sistem informasi bisa terjadi.
 

[12] Kesenjangan Komunikasi Pengguna dengan Perancang Sistem Informasi


Sikap yang positif yang berbentuk dukungan serta kompetensi dari user, dan hubungan yang erat antara teknisi dengan user adalah hal yang sangat menguntukan dan penting dalam kaitannya mengenai keberhasilan penerapan proyek sistem informasi. Melibatkan para pengguna desain dan operasi sistem informasi merupakan salah satu alternatif yang bagus dalam mendukung keberhasilan sistem informasi yang dilaksanakan oleh perusahaan.

Pengguna tentu akan mempunyai kesempatan untuk bsia mendesain sistem tersebut menyesuaikan dengan kebutuhan dan mempunyai kesempatan untuk mengontrol. Kesenjangan komunikasi yang terjadi antara perancan dan pengguna sistem informasi tentunya akan menghambat kesemuanya.

[13]  Pengambilan Jalan Pintas


Didalam membangun sebuah proyek sistem informasi, banyak sekali jalan pintas yang bisa ditempuh. semisal seorang developer dahulunya pernah membangun sebuah proyek sistem informasi yang mirip atau bertipikal sama dengan yang sekarang sedang dikerjakan. hal hal seperti ini bisa mengakibatkan kesalahan yang fatal, karena sistem yang pernah diterapkan dalam kasus sebelumnya belum tentu bisa bekerja pada proyek sistem informasi yang sedang dijalani

Itulah ke 13 kemungkinan yang bisa menjadi Penyebab Manajemen Proyek mengalami kegagalan


Beberapa Fungsi Manajemen Proyek

Fungsi Manajemen Proyek meliputi pembatasan (pelingkupan), perencanaan, prakiraan, penjadwalan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian (pengontrolan) serta penutupan
fungsi manajemen proyek
fungsi manajemen proyek

Fungsi Manajemen Proyek

Berikut beberapa ulasan singkat tentang Fungsi Manajemen Proyek
  • Pelingkupan | Scooping – menjelaskan mengenai batas batas dari sebuah proyek
  • Perencanaan | Planning – menidentifikasi tugas apa saja yang dibutuhkan dalam menyelesaikan sebuah proyek.
  • Perkiraan | Estimating – setiap tugas yang dibutuhkan dalam penyelesaian sebuah proyek harus diperkirakan
  • Penjadwalan | Scheduling – seorang manajer proyek harus bertanggung jawab atas penjadwalan seluruh kegiatan suatu proyek
  • Pengorganisasian | Organizing – seorang manajer proyek memastikan bahwa seluruh anggota tim dari sebuah proyek mengetahui peran serta tanggung jawab masing masing dan hubungan laporan mereka kepada manajer proyek.
  • Pengarahan | Directing – mengarahkan seluruh kegiatan kegiatan tim dalam proyek
  • Pengontrolan | Controlling – fungsi pengontrolan atau pengendalian ini mungkin saja merupakan fungsi tersulit dan juga terpenting bagi seorang manajer apakah proyek akan berjalan semestinya ataukah tidak
  • Penutupan | Closing – manajer proyek hendaknya selalu menilai keberhasilan atau kegagalan pada kesimpulan dari sebuah proyek yang dijalani

Fungsi fungsi Manejemen Proyek tersebut diatas tergantung kepada komunikasi antar personal secara berkesinambungan di antara para manajer proyek, tim serta manajer yang terlibat didalamnya


Manajemen Proyek Sistem Informasi | Konsep Dasar

Konsep Manajemen Proyek Sistem Informasi


Konsep Manajemen Proyek Sistem Informasi akan jadi pembahasan kali ini, bagaimana konsep dasar Manajemen Proyek Sistem Informasi? 

Proyek


Pengertian proyek adalah aktivitas yang melibatkan berbagai macam sumber daya yang dihimpun pada suatu entitas atau organisasi tertentu dalam rentang waktu tertentu untuk menjalankan aktivitas yang sudah ditetapkan sebelumnya yang bertujuan mencapai sasaran tertentu.

manajemen proyek sistem informasi
Manajemen Proyek Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi


Definisi Sistem Informasi adalah sekumpulan elemen elemen yang antara satu dengan yang lainnya saling berhubungan dan membentuk kesatuan untuk mengintegreasikan data, memproses serta menyimpan dan mendistribusikan informasi.

Konsep Proyek Sistem Informasi


Dalam konsep dasar Manajemen Proyek Sistem InformasiManajemen Proyek yang efektif bisa dipengaruhi oleh 4 (empat) faktor utama yang terdiri atas :
  1. Manusia
  2. Produk
  3. Proses
  4. Proyek

Manusia | Human


Didalam pekerjaan sistem informasi, faktor human (manusia) memiliki peranan yang sangat penting dalam kesuksesan manajemen proyek.

Faktor manusia yang berperan penting ini dinyatakan didalam model kematangan kemampuan manajemen manusia yang mempunyai fungsi untuk meningkatkan kesiapan suatu sistem informasi didalam memecahkan masalah dengan menjalankan kegiatan :
  • Seleksi (memilih, menerima)
  • Kinerja Manajemen
  • Pelatihan
  • Kompensasi
  • Pengembangan Karir
  • Organisasi
  • Perencanaan Kerja
  • Pengembangan Tim

Produk | Product


Dalam pengembangan manajemen proyek sistem informasi, produk juga memiliki peranan dalam :
  • Penentuan ruang lingkup
  • Penentuan obyektif produk
  • Pendefinisian solusi alternatif

Proses | Proccess


Pada faktor proses, perlu dipertimbangkan :
  • Kegiatan layar kerja dari suatu pengembangan software ditentukan
  • Bermacam tugas, milestone, produc kerja serta poin poin tentang quality assurance dibahas

Proyek | Project


Pada faktor Proyek, masalah hendaknya di antisipasi :
  • Biaya proyek mengalami pembengkakan dan jadwal penyelesaian proyek yang diperpanjang.
  • Permasalahan gagal atau tidaknya sebuah proyek


Rabu, 11 Februari 2015

Sekilas Manajemen Proyek | Project Management

Manajemen Proyek


Manajemen Proyek - Pada postingan terdahulu mengenai Pengertian Manajemen, Salah satu bidang ilmu manajemen adalah manajemen proyek (project manajemen).

Pengertian Manajemen Proyek adalah penerapan akan ilmu pengetahuan, keterampilan, keahlian, cara teknik terbaik dengan sumber daya terbatas dalam pencapaian sasaran atau tujuan yang sudah ditentukan supaya memperoleh hasil yang maksimal dalam hal waktu, kinerja, mutu dan juga keselamatan kerja. Manajemen proyek butuh pengelolaan yang baik serta terarah karena suatu projek yang mempunyai batasan sehingga tujuan proyek bisa dicapai. Yang butuh dikelola manajemen proyek adalah biaya, waktu, mutu, keselamatan kerja dan kesehatan, sumber daya, resiko, lingkungan serta sistem informasinya.
manajemen proyek
Manajemen Proyek
Didalam manajemen proyek, ada 3 (tiga) garis besar yang utama dalam menciptakan keberlangsungan sebuah proyek :

Planning | Perencanaan


Dalam usaha pencapaian tujuan dari sebuah proyek dibutuhkan suatu planning yang matang. dengan meletakkan dasar sasaran dan tujuan dari suatu proyek dan sekaligus menyiapkan semua program administrasi dan teknis supaya bisa diimplementasikan. hal ini bertujuan untuk memenuhi semua persyaratan dan spesifikasi yang telah ditentukan dalam keterbatasan waktu, biaya, mutu dan juga keselamatan kerja. perencanaan sebuah proyek dijalankan dengan cara studi kelayakan, rekayasa nilai, perencanaan sebuah area manajemen proyek (cost, waktu, mutu, kesehatan serta keselamatan kerja, lingkungan, sumber daya, resiko dan sistem informasi)

Schedulling | Penjadwalan


Penjadwalan adalah implementasi dari sebuah perencanaan yang bisa memberi infomrasi mengenai jadwal rencana serta kemajuan proyek yang terdiri dari sumber daya, durasi dan juga progres waktu dalam menyelesaikan proyek. penjadwalan proyek ini mengikuti perkembangan sebuah proyek dengan berbagai permasalahan yang muncul. Monitoring serta updating harus selalu dijalankan untuk memperoleh penjadwalan proyek yang relistis supaya sesusai dengan sasaran proyek.

Metode dalam pengelolaan penjadwalan proyek ada beberapa metode, antara lain:
  • Hanumm Curve (Kurva S)
  • Barchart
  • Diagram Vektor (Penjadwalan Linear)
  • Network Planning

Apabila ada penyimpangan yang terjadi dari rencana awal, maka dijalankan evaluasi dan tindakan koreksi supaya proyek yang berjalan tetap berada pada jalur yang diharapkan.

Controlling | Pengendalian Proyek


Proses Pengendalian Proyek bisa mempengaruhi hasil akhir dari proyek yang dikerjakan. tujuan pengendalian proyek adalah untuk meminimalkan segala bentuk penyimpangan yang bisa terjadi selama proyek berlangsung. pengendalian proyek merupakan upaya untuk mengoptimalkan kinerja cost (biaya), waktu, mutu serta keselamatan kerja harus mempunyai kriterisa yang dijadikan sebagai tolak ukur kinerja. aktivitas dalam pengendalian ini berupa pengawasan, pemeriksaaan, koreksi yang dujalankan selama proyek diimplementasikan.

Ok, itu tadi sekilas artikel tentang dasar Manajemen Proyek semoga tulisan ini bisa membantu anda.